Suharyanto menjelaskan bahwa pembangunan huntap relokasi mandiri bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki tersebut mencakup 238 unit yang tersebar di 12 kecamatan, dengan sebaran terbesar berada di Kecamatan Wulanggitang (117 unit), Titehena (72 unit), dan Larantuka (25 unit).

Guna mendukung penyiapan lahan di seluruh titik pembangunan, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Flores Timur mengerahkan unit alat berat ekskavator untuk mempercepat pematangan lahan secara gratis tanpa membebani kas daerah maupun warga.