"Selain itu, akses jalur yang sulit di blok tersebut menjadi tantangan utama bagi armada pemadam," ucapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan menambah pengerahan alat berat guna membuka akses bagi tim penyemprot.
"Strategi kita yang terkuat adalah alat berat. Kami akan menambah sekitar tiga alat berat lagi untuk menyisir dan membuka jalur untuk pemadaman. Satuan darat juga akan dipertebal, baik personel maupun armada, jika dirasa kurang akan terus kita tambah," kata dia.
Agus juga tengah merumuskan penggunaan metode kimia untuk mempercepat pemadaman. Salah satunya adalah penggunaan racun api yang dicampur dengan cairan foam agar lebih efektif mematikan bara api di tumpukan sampah yang dalam.
"Ini coba untuk mengefektifkan ini, apakah nanti coba dengan racun api begitu, ya, dicampur dengan foam," tuturnya.