Kemudian, Berton menyatakan kesiapsiagaan BNPB tersebut tetap dipertahankan, meskipun titik api di sejumlah wilayah dilaporkan menurun. Langkah itu, kata dia, dilakukan untuk memastikan personel dan peralatan tetap tersedia apabila kebakaran kembali muncul.

Terkait penanganan melalui jalur udara, BNPB juga menyiagakan 61 armada yang terdiri atas 24 armada untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca serta 37 armada untuk pengeboman air atau water bombing.

Operasi modifikasi cuaca juga dilakukan di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan guna mendukung pembasahan lahan serta mengurangi potensi meluasnya kebakaran.

Berton mengatakan hujan yang turun di sejumlah wilayah turut membantu upaya pemadaman, terutama untuk membasahi lahan yang terbakar.