"Semoga hujan tetap terjadi sehingga api semua padam, bara dalam permukaan pun tetap padam," ucap dia.
Meskipun begitu, kata dia melanjutkan, kesiapsiagaan personel dan peralatan tetap diperlukan untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru.
Saat ini, Berton menyampaikan pihaknya mencatat per 28 Oktober luas lahan yang terbakar di empat provinsi mencapai 359 hektare.
"Kami secara rinci bisa menyampaikan Kalimantan Tengah 10 hektare, Kalimantan Selatan 75 hektare, Kalimantan Barat 12 hektare, dan Sumatera Selatan sebesar 262 hektare," kata dia.