Secara spesifikasi teknis, huntara berukuran 6x4 meter tersebut dirancang dengan tiang dan rangka utama baja ringan, dinding gipsum, atap seng GRC, serta dilengkapi dua pintu dan dua jendela berventilasi memadai.
Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah menyiapkan rehabilitasi dan rekonstruksi mencakup 2.422 unit rumah permanen rusak berat (hunian tetap), serta menyalurkan dana stimulan Rp15 juta untuk 7.616 unit rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk 4.146 unit rumah rusak sedang.
Menurut Berton, BNPB dalam hal ini mengimbau masyarakat agar senantiasa bijak serta objektif dalam menyebarkan informasi di media sosial guna menjaga kondusivitas pemulihan warga terdampak.