Mengusung tema “Elok Alamku, Pesona Budayaku”, festival ini dibuka dengan penabuhan tifa bersama Wakil Gubernur Papua, Bupati Biak Numfor, dan sejumlah pejabat lainnya.

Pembukaan festival juga ditandai dengan penampilan “Biak Numfor Bernyanyi” yang melibatkan 2.206 siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Penampilan tersebut mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Festival Budaya Biak-Melanesia 2026 berlangsung pada 17–21 Oktober 2026 dengan menghadirkan beragam kegiatan seni, budaya, dan pariwisata. Sejumlah agenda melibatkan pelajar melalui pertunjukan seni, gerak jalan, paduan suara, dan drum band, serta menampilkan kekayaan tradisi dan potensi wisata setempat.