Dalam konteks tersebut, penguatan perdagangan dan konektivitas menjadi bagian penting untuk menciptakan kawasan perbatasan yang lebih produktif.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian dalam hubungan kedua negara adalah Pulau Sebatik.

Tito menyampaikan BNPP RI bersama kementerian dan lembaga terkait telah membentuk tim khusus untuk membahas persoalan Sebatik bersama Pemerintah Malaysia.

"Pembicaraan yang bersahabat dan diskusi (pihak Malaysia) yang sangat produktif telah dilakukan dan kami telah menyelesaikan sejumlah area sengketa, tetapi sekarang kami sejujurnya sedang fokus pada Pulau Sebatik," ucapnya.

Sementara, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Muzaffar Shah Mustafa mengatakan masyarakat di kawasan perbatasan memiliki keterkaitan yang erat, terutama dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Oleh karena itu, kata dia, pengelolaan perbatasan perlu memperhatikan aktivitas masyarakat yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.