"Dua program tersebut meliputi program 5.000 Kampung Nelayan pada klaster kedaulatan pangan serta percepatan pembangunan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T pada klaster ekonomi kerakyatan dan desa," jelas Yedi.

Diketahui, penyusunan Renaksi PBWN-KP Tahun 2027 juga mengacu pada Rancangan Rencana Induk (Renduk), hasil monitoring dan evaluasi kegiatan Tahun 2026 yang belum terlaksana, serta rekomendasi Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan (IPKP) pada 11 Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (PPKP) laut.

Dalam forum tersebut, K/L mitra menyampaikan sejumlah indikasi program yang dapat menjadi bahan penyusunan Renaksi 2027. Kementerian Pariwisata, misalnya, menyatakan kesiapan mendukung melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dukungan amenitas, penyelenggaraan event, serta promosi pariwisata di kawasan perbatasan.

Sementara itu, Kementerian Ekonomi Kreatif menyampaikan dukungan terhadap pengembangan desa kreatif, ruang kreatif, dan pembinaan talenta di kawasan perbatasan. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat potensi ekonomi kreatif masyarakat di kawasan perbatasan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menempatkan program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu fokus dukungan di kawasan perbatasan. Adapun lokasi dan alokasi kegiatan masih dalam proses penetapan.