NADIKABAR.COM — Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) Nurdin meninjau Butmambin Border Post yang direncanakan menjadi counterpart Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (23/9).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan konektivitas lintas batas Indonesia-Papua Nugini (PNG) melalui koridor Merauke-Yetetkun-Butmambin, sekaligus memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi akses, fasilitas perbatasan, serta potensi pengembangan jalur tersebut.

Nurdin mengatakan pengembangan konektivitas lintas batas perlu diarahkan tidak hanya untuk memperlancar pergerakan orang dan barang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

"Pembangunan konektivitas Merauke-Yetetkun-Butmambin harus mampu melibatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. Pembangunan diarahkan untuk mendorong masuknya investasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Nurdin dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, konektivitas perbatasan perlu ditempatkan sebagai bagian dari pengembangan kawasan, bukan semata-mata pembangunan akses jalan dan fasilitas lintas batas.

Nurdin menegaskan aspek keamanan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan konektivitas tersebut. Proses lintas batas antara Indonesia dan PNG, kata Nurdin, perlu dipastikan berlangsung secara aman, tertib, dan damai, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat kedua negara serta kesiapan pelayanan di kawasan perbatasan.

Pengembangan koridor Yetetkun-Butmambin juga berkaitan dengan kebutuhan Pemerintah PNG untuk menyiapkan alternatif distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) menuju kawasan pertambangan Ok Tedi Mining Limited (OTML).

Kebutuhan jalur alternatif tersebut muncul setelah rute logistik OTML melalui Sungai Fly-Kiunga-Tabubil menghadapi kendala akibat penurunan debit sungai yang dipengaruhi fenomena El Niño. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi logistik menuju kawasan pertambangan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemerintah PNG telah menyiapkan Butmambin Border Post yang berhadapan langsung dengan PLBN Yetetkun. Pemerintah PNG juga menyatakan kesiapan untuk membangun fasilitas Customs, Immigration, Quarantine and Security (CIQS) di lokasi tersebut.

Dalam peninjauan lapangan, Nurdin juga melihat kondisi sungai di kawasan Alice Pit, Papua Nugini, yang terdampak fenomena El Niño. Peninjauan tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi jalur transportasi serta tantangan distribusi logistik menuju kawasan pertambangan OTML.

Selain mendukung konektivitas lintas batas, pengembangan kawasan juga diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat.

Pemerintah berencana menyediakan angkutan umum yang menghubungkan Tanah Merah dengan kawasan perbatasan. Menurut Nurdin, penyediaan transportasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan akses terhadap pelayanan di kawasan perbatasan.

"Ke depan, pemerintah berencana menyediakan angkutan umum dari Tanah Merah menuju kawasan perbatasan," kata Nurdin.

Pengembangan konektivitas tersebut menjadi bagian dari upaya BNPP RI memastikan pengelolaan kawasan perbatasan tidak hanya berorientasi pada aspek infrastruktur, tetapi juga memperhatikan mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, keamanan, pelayanan publik, serta hubungan lintas batas kedua negara.

BNPP RI juga terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan di kawasan perbatasan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan berbagai fasilitas pendukung.

Sebagai informasi, kegiatan peninjauan tersebut didampingi Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP RI Amrullah M. Ridha dan Kepala PLBN Yetetkun Isak Mewed. Turut hadir perwakilan Kantor Staf Presiden, Kementerian Luar Negeri, Badan Karantina Indonesia (Barantin), unsur CIQS, Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, kepala kampung sekitar PLBN Yetetkun, OTML, serta masyarakat dan tokoh adat.