"Upaya pencegahan juga dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga yang melibatkan BNPT, Polri, unsur intelijen, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," katanya.
Di sisi lain, Eddy mengapresiasi film Ageman yang diinisiasi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung sebagai sarana edukasi dan literasi keberagaman bagi masyarakat.
"Film tersebut direncanakan menjangkau lingkungan pendidikan, mulai dari sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung telah menjalankan intervensi terhadap kelompok sasaran pencegahan radikalisme selama sekitar satu tahun terakhir.
"Pemerintah daerah juga memperkuat pencegahan di kalangan generasi muda melalui sosialisasi, pendidikan literasi, dan penguatan wawasan kebangsaan, terutama bagi siswa SMA," ujarnya.