Bobby pun menceritakan momen saat masih menjabat Wali Kota Medan. Saat itu, ia meminta agar pelaku penyalahgunaan narkoba yang beraksi di jalanan untuk diberikan tindakan tegas dengan tembak di tempat. Akan tetapi, pernyataan tersebut menuai sorotan.
"Dulu pada saat kami di Medan, mohon maaf pak, sempat juga geram ya dengan penyalahgunaan narkoba, maraknya narkoba di wilayah Medan, Sumatera Utara. Dulu kami pernah menyatakan, pak, minta tindak tegas saja untuk penyalahgunaan narkoba yang beraksi di jalanan, yang membegal, dan yang lain-lain dan segala macam. Nah, ini agak lumayan ramailah. Yang kami sampaikan memang statement waktu itu, tindak tegas, tindak di lapangan, kalau perlu tembak di tempat," ucapnya.
Bobby menyebut wilayah Medan Belawan terkenal dengan kasus penyalahgunaan narkoba dengan jumlah yang tinggi, serta kasus kriminal lainnya. Dengan hadirnya Kapolri di Sumut, Bobby berharap peredaran narkoba di wilayahnya bisa ditekan.
"Karena Belawan ini salah satu memang tempat yang sangat masif dari beberapa daerah yang ada di Sumatera Utara, yang ada di kota Medan, salah satu yang masif peredaran narkoba yang ada di Sumut. Mudah-mudahan kehadiran bapak Kapolri di sini membawa Belawan semakin lebih cerah lagi ke depannya, bisa menjadi daerah yang hari ini mungkin dianggap salah satu daerah yang paling banyak penggunaan narkobanya. Mudah-mudahan setelah datang bapak Kapolri, ini salah satu daerah yang paling bersih dari narkobanya," tegasnya.