Dalam kesempatan itu, Kapolri Suyudi turut memberi respons atas penyampaian Bobby tersebut. Ia mengingatkan kondisi itu harus menjadi perhatian bersama dan diikuti langkah nyata dengan memperkuat pencegahan, menindak jaringan pengedar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat.
"Memang Sumatera Utara ini adalah daerah nomor satu. Tapi, jangan berkecil hati, walaupun nomor satu tapi pengungkapannya paling banyak. Tapi yang paling penting adalah langkah-langkah, ya. Langkah-langkah kita dalam menghadapi narkoba ini harus terus, ya, dari mulai hulunya, dari pencegahannya," kata Suyudi.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan narkoba melalui jalur laut. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam mencegah masuknya barang terlarang ke Indonesia.
"Tidak ada satu institusi yang bisa bekerja sendiri. Kita harus terus bersatu padu untuk mengungkap kejahatan para pelaku yang ingin memasukkan barang-barang terlarang ke Indonesia," tegas Suyudi.