NADIKABAR.COM — Ahli Forensik mengungkap kondisi bocah berusia 20 bulan yang tewas dibunuh ayah tirinya berinisial AR (22) dan ibu kandungnya berinisial JM (19) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). Korban ternyata mengalami kurang gizi.

"Pada pemeriksaan, kami menemukan keadaan anak tersebut dengan keadaan yang gizinya tidak sesuai dengan usianya, ya kurang dari yang seharusnya normal pada usia tersebut," kata dokter forensik, Asri Megaratri Pralebda, kepada wartawan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026).

Asri mengatakan pihaknya juga mendapati sejumlah luka bekas kekerasan, baik luka luar maupun luka dalam tubuh korban. Luka itu, kata Asri, bukan hanya luka baru, tapi juga luka lama yang sudah dialami korban.

"Kemudian kami juga menemukan beberapa tanda-tanda kekerasan pada daerah wajah, perut, dada, dan keempat anggota gerak. Baik itu kekerasan yang baru maupun kekerasan yang lama," kata Asri.