NADIKABAR.COM — Polisi masih terus mengusut kasus tewasnya siswa kelas 2 SD di Pemalang usai diduga dianiaya oleh kakak kelasnya. Polisi melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk rekan korban dan pihak sekolah.
"Hari ini kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi, baik dari keluarga korban, pihak sekolah maupun teman korban," kata Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP M Wildan Umar, dilansir NadiKabar, Sabtu (3/10/2026).
Wildan menjelaskan pemeriksaan saksi-saksi juga melibatkan tim psikiater. Wildan menyebut pihaknya masih mendalami dugaan bullying di balik tewasnya korban.
"Ya, Kami menyayangkan adanya sejumlah kabar di media sosial, yang belum diketahui kebenarannya," kata Wildan.
Sementara itu, kepala SD N 1 Kebondalem, Erning Rustini, enggan berkomentar banyak saat ditanya terkait kasus itu. Pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.
"Maaf Mas, semua sudah saya serahkan ke kepolisian (polres)," ungkapnya saat dihubungi awak media melalui pesan singkat.