NADIKABAR.COM — Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengklaim Indonesia masih layak berada pada status Emerging Market. Hal tersebut ia tegaskan menyusul pengumuman MSCI terkait opsi penurunan status menjadi Standalone Market.

Jeffrey menegaskan, kelayakan Indonesia dalam kategori Emerging Market juga menjadi pandangan banyak pihak. Bahkan dalam berbagai diskusi, investor global juga menilai Indonesia memenuhi syarat untuk tetap berada di Emerging Market.

"Kalau Indonesia layak di Emerging, rasanya itu bukan pendapat kami saja. Bahkan para partisipan, para investor global yang berdiskusi dengan kami semua sepakat, bahwa Indonesia memenuhi seluruh kriteria untuk berada di Emerging Market," tegas Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (19/10/2026).