NADIKABAR.COM — Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, mengungkap penyebab insiden pembakaran kantor PT Timah di Belitung pada 7 Agustus 2026 lalu. Menurut Maroef, salah satu pemicunya adalah pembayaran jasa pertambangan kepada masyarakat yang tidak dapat dilakukan.
Maroef menyebut pembayaran terkendala lantaran kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Timah di Belitung sudah habis. Di sisi lain, kegiatan jasa pertambangan masyarakat masih terus berlangsung.
"Adapun tidak terlaksananya pembayaran tersebut akibat dampak dari kuota RKAB PT Timah di Belitung yang telah habis terpakai di saat kegiatan jasa pertambangan masih tetap berlangsung," jelas Maroef dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/9/2026).