NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi menepis anggapan reformasi pasar modal Indonesia baru berjalan usai pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI). Lembaga pemeringkat tersebut mempertimbangkan opsi penurunan status pasar modal Indonesia ke Standalone Market.

Hal tersebut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur pada perdagangan Jumat (16/10/2026). IHSG ditutup anjlok 678,67 poin atau 11,57% ke level 5.185.

Perempuan yang akrab disapa Kiki menjelaskan pembenahan pasar modal di Indonesia sudah dilakukan sejak Januari lalu. Pada saat itu, pengumuman MSCI terkait free float, transparansi kepemilikan saham, hingga klasifikasi pasar Indonesia.