Pembuatan perahu hias tersebut menjadi salah satu upaya memanfaatkan kembali sampah plastik yang masih dapat digunakan. Material bekas yang dikumpulkan tidak langsung berakhir sebagai timbunan sampah, tetapi diolah menjadi karya yang memiliki nilai estetika.

Bentuk burung merak dipilih sebagai konsep utama perahu. Petugas mengembangkan desain dengan menonjolkan karakter burung merak melalui susunan material dan ornamen yang dibuat secara bertahap. Proses pembuatan dilakukan oleh petugas UPS Badan Air secara bersama-sama. Mereka mengolah material yang telah dikumpulkan dan menyesuaikannya dengan rancangan perahu yang akan digunakan dalam kegiatan lingkungan.