NADIKABAR.COM β€” Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pastikan investasi pusat data diiringi dengan pembangunan instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk menunjang kebutuhan dasar di kawasan industri pusat data khususnya di Kabil dan Nongsa.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan setiap investasi data center (pusat data) wajib membangun instalasi SWRO atau desalinasi air laut untuk kebutuhan operasionalnya.

β€œKita ingin investasi tumbuh, tetapi kebutuhan pendukungnya juga harus dipikirkan. Karena itu, untuk industri yang membutuhkan air dalam jumlah besar, kita dorong mereka memiliki sumber air sendiri melalui teknologi SWRO,” katanya di Batam, Kamis.

Dari 10 rencana pengembangan pusat data, tercatat satu telah beroperasi dan menyambut baik harapan pemerintah untuk pembangunan SWRO secara mandiri. Diikuti dengan pusat data lainnya yang juga akan mengembangkan skema tersebut.

Kebijakan tersebut sejalan dengan komitmen pemenuhan kebutuhan air dalam investasi data center di Batam yang harus sejalan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.