NADIKABAR.COM — Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) meminta maaf kepada para konsumen terdampak masalah proyek LRT City.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf dan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) Moeharmein Zein Chaniago dalam pertemuan dengan perwakilan konsumen di Gedung BP BUMN, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Aminuddin memastikan persoalan tersebut akan diselesaikan.

"Yang pertama tentunya atas ketidaknyamanan selama ini kami memohon maaf. Yang kedua kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua masalah," ujar Aminuddin.

BP BUMN akan menginventarisasi seluruh persoalan dan aspirasi dari para konsumen lebih dari 2.000 konsumen hingga 1 Oktober 2026.

Setelah seluruh persoalan diinventarisasi hingga 1 Oktober, pihaknya akan kembali menggelar pertemuan lanjutan sekitar 10-15 Oktober 2026 untuk membahas langkah penyelesaiannya.

Menteri Perumahan dan Kawasanm Permukiman Maruarar Sirait atau biasa dikenal dengan Ara, dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria juga membentuk tim pengawas untuk penyelesaian masalah ini.