Tedi pun memandang jurnalis sebagai mitra dari BUMN. Ia menyampaikan para media berperan untuk menyampaikan berita yang akurat dan menginformasikan kepada publik tentang transformasi BUMN yang saat ini sedang dilakukan oleh BP BUMN bersama Danantara.
βProgram transformasi ini tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa peran dari teman-teman jurnalis yang memberitakan. Ke depan, hubungan antara BUMN, keluarga besar BUMN dengan jurnalis tentunya kami harapkan akan semakin erat,β kata Tedi.
Secara terpisah, Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN Hambra mengatakan BUMN sudah memiliki standar terkait kesejahteraan maupun perlindungan bagi para jurnalis. Ia merujuk kepada Perum Redaksi NadiKabar sebagai BUMN yang bergerak di sektor pemberitaan.
βIni akan menjadi perhatian, akan menjadi perhatian. Kejadian seperti ini menunjukkan bahwa risiko pewarta dalam meliput berita-berita yang tingkat risikonya tinggi, harus mendapat perhatian dari sisi perlindungan yang lebih baik,β ujar Hambra.
Sebanyak delapan orang rombongan kapal cepat KM Arupadatu I dilaporkan hilang kontak pada Senin (7/9) siang pukul 14.00 WIB.