NADIKABAR.COM — Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mengapresiasi kinerja Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Hingga kini Bulog telah menyerap lebih dari 3,9 juta ton setara beras, atau 99% dari target penugasan pemerintah sebesar 4 juta ton.

Direktur Pengelolaan Perum BP BUMN M Khoerur Roziqin mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari penugasan Bulog dalam pengadaan pangan. Penugasan tersebut juga mencakup proses dari hulu hingga hilir untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan sepanjang tahun.

"BP BUMN mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Perum Bulog. Capaian serapan yang hampir menyentuh 100 persen ini menunjukkan komitmen Perum Bulog untuk hadir bagi petani," ujar Direktur Pengelolaan Perum BP BUMN M Khoerur Roziqin, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026)

Di sisi pengadaan, serapan Bulog ini berasal dari 7,7 juta ton gabah kering panen (GKP) dan 35,8 ribu ton beras. Hasil pengadaan tersebut yang kemudian menjadi bagian dari cadangan beras pemerintah sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani.

Khoerur menjelaskan penyerapan hasil panen tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target pengadaan pemerintah. Serapan tersebut juga memberikan kepastian pasar dan harga bagi petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah untuk kebutuhan nasional.