Menurut dia, berdasarkan realisasi sementara hingga 4 September 2026, penerima manfaat tertinggi justru berasal dari kelompok usia 19–25 tahun atau Generasi Z.

Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda mulai memiliki kesadaran dan keberanian untuk merencanakan kepemilikan rumah sejak dini.

Heru mengatakan, rumah pertama bukan sekadar bangunan tempat tinggal, tetapi menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga.