NADIKABAR.COM — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau FLPP hingga 28 September 2026 mencapai 160.070 unit rumah subsidi.
"Sampai dengan hari ini realisasi untuk KPR subsidi FLPP dari 1 Januari sampai dengan 28 September 2026 ini telah di angka 160.070 unit, atau 45,73 persen dari target 350.000 unit rumah," ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam Rapat Evaluasi Kinerja KPR Subsidi FLPP TA 2026 di Jakarta, Senin.
Heru menambahkan dari total 160.070 unit tersebut terbagi untuk KPR subsidi FLPP rumah tapak mencapai 160.053 unit dan rumah susun (rusun) 17 unit.
"Ini sudah kita bagi, jadi kalau biasanya hanya rumah tapak, ini Alhamdulillah berkat adanya regulasi supaya FLPP ini bisa masuk juga dalam pembiayaan rusun secara lebih masif. Dari total 160.070 unit tadi, ini KPR rumah tapaknya ada 160.053 unit, dan sudah ada realisasi rusun di 17 unit," katanya.