NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengintensifkan sosialisasi mitigasi bencana hidrometeorologi di delapan desa yang dipetakan rawan banjir bandang dan longsor menjelang musim hujan 2026.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung Diki Sudrajat di Bandung, Rabu, mengatakan langkah tersebut dilakukan menyusul prediksi Stasiun Klimatologi Jawa Barat (Jabar) bahwa sebagian besar wilayah provinsi tersebut mulai memasuki musim hujan pada November 2026.
"Berdasarkan pemetaan potensi bencana, delapan desa itu rawan banjir bandang, longsor, atau keduanya. Kami akan melakukan sosialisasi lebih intens perihal potensi dan penguatan pemahaman akan risiko bencana hidrometeorologi di delapan desa," katanya.
Selain sosialisasi, BPBD Kabupaten Bandung telah menyebarkan surat peringatan dini potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta kepala desa dan lurah.