Status siaga darurat kekeringan diperpanjang dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan curah hujan yang belum menunjukkan peningkatan signifikan, sehingga BMKG memprediksi awal musim hujan diperkirakan mulai terjadi pada November 2026.

Pihaknya berharap peralihan musim dapat segera tiba sehingga hujan dapat kembali meningkatkan ketersediaan air di wilayah yang terdampak kekeringan, terutama di wilayah timur dan selatan Cianjur yang masih dipasok dengan mobil tangki.

"Awal Oktober sempat turun hujan di Cianjur berturut-turut selama empat hari, namun durasinya hanya sekitar 15 menit dan belum merata di seluruh wilayah, bahkan sejumlah wilayah di selatan belum turun hujan," katanya.