NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menguji sistem peringatan dini atau Disaster Early Warning System (DEWS) untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi banjir pada musim hujan 2026/2027.

"Informasi yang kami terima dari BMKG itu bisa kami langsung elaborasi dan kami bisa sampaikan kepada masyarakat lebih awal. Kami mempunyai Disaster Early Warning System, ya. Kemudian, juga ada SMS blast dan juga TV digital sebagai sarana untuk menyampaikan informasi dini kepada masyarakat," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat.

Dia mengatakan sistem peringatan dini merupakan salah satu kunci dalam menyampaikan informasi kebencanaan kepada masyarakat sebelum banjir terjadi.

BPBD DKI menerapkan beberapa sarana penyampaian informasi berdasarkan status kesiapsiagaan banjir.

Pada kondisi siaga 1 dan siaga 2, BPBD menggunakan DEWS, layanan pesan singkat atau SMS blast, serta TV digital untuk menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat. Saat kondisi siaga 3, BPBD menggunakan DEWS.