Marulitua mengatakan seluruh peralatan tersebut kembali diperiksa dan diuji agar dapat berfungsi dengan baik ketika terjadi bencana banjir pada 2027.

"Peralatan-peralatan ini kami cek kembali, kami periksa kembali, kami coba lakukan uji-uji, sehingga bilamana terjadi bencana banjir di 2027, ya, itu semua bisa berfungsi dengan baik," tutur Marulitua.

Selain memastikan kesiapan sistem peringatan dini, BPBD DKI juga telah memetakan personel di sekitar 200 RW yang rawan banjir serta menyiagakan 403 lokasi pengungsian.

Personel yang disiapkan itu merupakan gabungan dari BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Sosial, mitra lembaga kebencanaan, serta dukungan TNI dan Polri.