Teten menjelaskan, api sempat menyebar pada Senin malam karena kondisi angin di kawasan tersebut tercatat bertiup dengan kecepatan 12,5 hingga 20 kilometer per jam dari arah selatan menuju utara. Adapun area yang terbakar didominasi pohon sonokeling.

Menurutnya, penanganan kebakaran dilakukan secara bersama-sama. BPBD Kuningan mengerahkan tim assessment dan penanganan, sementara petugas TNGC, TNI, Polri, aparat desa, masyarakat serta unsur terkait lainnya turut berada di lokasi.

Tim juga melakukan pemadaman menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya jetshooter, mesin pompa dan kendaraan double gardan milik TNGC. Saat ini Teten memastikan, titik api mulai bisa dipadamkan.