"Tim Reaksi Cepat (TRC) siaga penuh dibantu dengan TNI, apabila sewaktu-waktu ada APG susulan dan petugas melakukan pemantauan melalui CCTV dari pos-pos pantau Curah Kobokan dan Oro-Oro Ombo,” tuturnya.

Ia mengatakan beberapa kali erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran dan luncuran awan panas terpantau mengarah ke tenggara, tepatnya kawasan Besuk Kobokan, sedangkan sebaran abu vulkanik bergerak ke beberapa arah, meliputi tenggara, barat daya, hingga selatan.

"Hingga laporan diterima, belum ada dampak kerusakan yang dilaporkan akibat rangkaian erupsi tersebut. Meski demikian, BPBD tetap memperketat pemantauan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan dan mendukung langkah antisipasi apabila terjadi perubahan situasi," katanya.