NADIKABAR.COM — Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Karang Raja.

"Karhutla terjadi pada Selasa (20/10) sekitar pukul 17.44 WIB," kata Kepala BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra saat dihubungi dari Palembang, Rabu.

Dia mengatakan, area yang terbakar merupakan lahan mineral dan semak belukar yang diduga disebabkan oleh bekas pembakaran sampah.

Akibat peristiwa tersebut tercatat sekitar 1,5 hektare lahan yang terbakar di desa itu sehingga dilakukan pemadaman oleh petugas gabungan di lapangan.

Tim Satgas Karhutla yang terlibat dalam pemadaman berasal dari BPBD Muara Enim, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Manggala Agni, dan dibantu masyarakat sekitar.

Tim gabungan berjibaku hingga malam hari memadamkan api dari jalur darat menggunakan satu unit mobil suplai air, satu unit tangki pemadam kebakaran, satu unit mobil tangki air, satu buah nozzle, satu unit mesin jinjing, dan sembilan rol selang machino.

"Proses pemadaman telah rampung dan sejak pagi tadi api sudah padam total," ujarnya.

Menurutnya, saat ini petugas di lapangan masih melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api di lokasi yang dapat memicu karhutla.

"Masyarakat juga kembali kami imbau untuk tidak membakar sampah sembarangan dan membuka lahan pertanian dengan cara dibakar karena dapat memicu karhutla," katanya.