Ia mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Bromo yang terpantau pada kamera pengawas atau CCTV pada Jumat pagi tetap stabil dengan status Level II atau waspada, namun petugas tetap memantau perkembangan aktivitas vulkaniknya.
"Tidak ada peningkatan atau kenaikan status Gunung Bromo, sehingga statusnya tetap waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Bromo," katanya.
Sementara itu, aktivitas pengamatan kegempaan Gunung Bromo dalam periode Kamis selama 24 jam tercatat 1 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 23 mm dan lama gempa 46 detik; kemudian 4 kali gempa low frequency dengan amplitudo 1 mm dan lama gempa 10-11 detik; kemudian 6 kali gempa Hybrid/Fase banyak dengan amplitudo 1 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 5-10 detik; serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 0.5-1 mm dan dominan 0.5 mm.