"Kita berharap bulan depan potensi awanya mendukung, sehingga dua armada baik water bombing maupun OMC bisa dimaksimalkan," terang Gatot.

"(OMC) sendiri bisa dilakukan apabila awan yang memang sudah siap dimatangkan ada dan yang bisa memastikan adalah BMKG. Awan yang sudah matang itu nanti disebar garam untuk mempercepat hujan turun," imbuhnya.

Ia menyampaikan bahwa OMC ini merupakan salah satu alternatif yang telah disiapkan BPBD Jatim dalam mengatasi karhutla di musim kemarau kali ini. Sebab, berkaca dalam penanganan rentetan kebakaran ini, ada beberapa kendala yang kerap dihadapi.

"Sejauh ini pembantu penanganan darat adalah melalui helikopter water bombing. Tapi kembali lagi, helikopter water bombing itu sangat bergantung pada cuaca. Sehingga OMC menjadi salah satu alternatif yang disiapkan untuk penanganan kebakaran," ujarnya.