"The Plantationpreneurs Festival 2026 tidak dirancang semata-mata sebagai kompetisi, tetapi sebagai rangkaian pembinaan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, mengembangkan ide, mendapatkan masukan, membangun jejaring, dan menguji potensi bisnisnya,” ujarnya.
Dia menjelaskan keberhasilan program yang telah diluncurkan pada 28 September 2026 itu sangat membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan perguruan tinggi sebagai mitra penting BPDP dalam membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan.
Harapannya, menurut Pangihutan peran dari para dosen, pembimbing, maupun pengelola kegiatan kewirausahaan di masing-masing perguruan tinggi dapat terus mendorong mahasiswa untuk mengikuti program ini secara aktif, sekaligus mendampingi mereka dalam mengembangkan ide dan potensinya.
Sementara itu Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah menjelaskan melalui program tersebut, akan dilakukan penjaringan terkait proposal usaha berbasis komoditas perkebunan terhadap mahasiswa di 30 perguruan tinggi yang ada di Kota Makassar, Medan, dan Jakarta.