Setelah proses penjaringan, akan ada inkubasi dan pendalaman bisnis terhadap peserta mahasiswa tersebut. Puncaknya, BPDP akan menyelenggarakan festival bagi yang terpilih untuk dapat mempromosikan produk yang telah mereka hasilkan sehingga kedepannya dapat mengembangkan usaha mereka secara lebih luas.
Helmi menegaskan BPDP ingin semakin banyak anak muda yang melihat bahwa sektor perkebunan memiliki ruang yang sangat besar untuk dikembangkan.
Tantangannya, lanjut dia bukan hanya bagaimana menghasilkan komoditas, tetapi bagaimana menciptakan nilai tambah melalui kreativitas, teknologi, branding, dan model bisnis yang inovatif.
"Dari sinilah kami berharap akan lahir plantationpreneurs muda Indonesia,” ujarnya.