Pekerjaan pembersihan material dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dengan petugas di lapangan. Dimana banjir dan longsor yang terjadi pada 9-10 Oktober 2026 itu, terdapat sembilan titik akses jalan nasional yang terdampak.
“Ada 9 titik tepatnya di KM 228+100, KM 228+400, KM 229+700, KM 229+900, KM 230+050, KM 230+400, KM 231+200, KM 231+800 dan KM 232+800. ada yang longsor dan ada yang saluran tersumbat,” jelas dia.
Pria yang akrab disapa Andy tersebut mengatakan saat ini proses pembersihan material difokuskan pada KM 228+100 dan KM 228+400, karena terdapat tiga titik longsor yang menghalangi akses jalan nasional tersebut.
Sementara untuk tujuh titik lainnya saat ini telah rampung dikerjakan dan telah kembali fungsional untuk dilewati kendaraan.