NADIKABAR.COM β€” Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) membahas penguatan sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan standardisasi, penilaian kesesuaian, dan jaminan produk halal (JPH).

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan, kolaborasi kedua lembaga diarahkan untuk memperkuat mutu, kepercayaan, dan daya saing produk Indonesia di pasar nasional maupun global.

Lebih lanjut, Haikal mengatakan, penyelenggaraan jaminan produk halal membutuhkan kolaborasi lintas lembaga agar ekosistem halal Indonesia dapat berkembang secara terintegrasi.

β€œHalal sekarang telah menjadi standar untuk semua. Di dalamnya ada transparency, traceability, and trustability. Ini yang harus kita bangun bersama sehingga halal menjadi value added bagi produk Indonesia,” ujar dia.

Menurut Haikal, penguatan aspek halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan bagi konsumen Muslim, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan terhadap produk.

β€œKarena itu, sinergi dengan lembaga standardisasi menjadi penting untuk mendukung penguatan ekosistem produk halal Indonesia,” kata dia.

Sementara itu, Kepala BSN Donny Purnomo mengatakan bahwa jaminan halal memiliki dimensi yang luas.

Ia menilai, selain menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban bagi umat Muslim, aspek halal juga memiliki dimensi ekonomi yang strategis bagi Indonesia.