NADIKABAR.COM — Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkapkan penerimaan iuran BPJS Kesehatan hingga September 2026 baru mencapai Rp 118 triliun. Sementara itu, manfaat pelayanan kesehatan yang dibayarkan mencapai Rp 132 triliun.

Dengan kondisi itu, ada ketimpangan arus kas BPJS Kesehatan.

"Sampai bulan ini kita bisa mengumpulkan iuran sebesar Rp 118 triliun, sementara manfaat yang kita bayarkan sampai saat ini Rp 132 triliun. Jadi ini ada cash flow gap untuk kita tetap bisa membayar pelayanan kesehatan yang sudah dilakukan oleh teman-teman di fasilitas kesehatan," ujar Prihati di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

Prihati pun berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena telah memberikan suntikan dana sebesar Rp 20 triliun.

Dari total dana tersebut, Rp 10 triliun akan cair Oktober, dan Rp 10 triliun lagi akan cair November.