NADIKABAR.COM — Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun mengusulkan dua perubahan strategis dalam pengelolaan International Congress of Supreme Audit Institutions (INCOSAI) tahun 2028 yang akan diadakan di Bali.

“Dua perubahan strategis dalam pengelolaan INCOSAI tahun 2028 yaitu penguatan fokus tema kongres dan penguatan desain agenda agar lebih memberikan dampak kepada komunitas INTOSAI (International Organization of Supreme Audit Institutions),” ucap Isma Yatun dalam agenda Finance and Administration Committee (PFAC) Meeting di World Bank Headquarters, Washington D.C, Amerika Serikat, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pada PFAC Meeting yang merupakan pertemuan Komite INTOSAI untuk memberikan masukan kepada Governing Board terkait kebijakan, keuangan, dan administrasi organisasi, Isma Yatun melaporkan perkembangan persiapan BPK sebagai tuan rumah INCOSAI ke-26 tahun 2028.

Dalam laporan itu ia menegaskan INCOSAI ke-26 diarahkan tidak hanya sebagai forum pertemuan, tetapi sebagai momentum untuk memberikan kontribusi terhadap arah masa depan INTOSAI.

Dia juga menyampaikan usulan tema INCOSAI ke-26, yaitu "Advancing Accountability for a Sustainable Future", dengan dua subtema "Strengthening a Governance Architecture for a Sustainable Future" dan "AI-Enabled Innovation and Shared Knowledge for Sustainable Public Governance."

Usulan tema dan sub tema tersebut telah disirkulasikan kepada anggota INTOSAI sejak 7 September 2026 sebagai bagian dari proses konsultasi dan mendapatkan masukan dari seluruh anggota INTOSAI.

Isma Yatun juga melaporkan sejumlah perkembangan persiapan penyelenggaraan kongres, termasuk rencana program empat hari, pengembangan website dan aplikasi, serta rencana penyelenggaraan side events dan berbagai kegiatan pendukung lainnya.

“Kami mengharapkan dukungan dan keterlibatan seluruh anggota INTOSAI dalam mempersiapkan INCOSAI ke-26 di Bali,” ucapnya.

Selain itu pihaknya mengikuti kegiatan yang mencakup INTOSAI-Regions Coordination Platform (IRCP), Memorandum of Understanding to Strengthen Accountancy and Improve Collaboration (MOSAIC) Forum, INTOSAI-Donor Cooperation (IDC) Meeting, dan INTOSAI Policy.

Rangkaian kegiatan itu dihadiri oleh para pemangku kepentingan strategis INTOSAI, termasuk Ketua INTOSAI, Sekretaris Jenderal INTOSAI, serta para Ketua INTOSAI Goals Committees.

IRCP merupakan forum strategis INTOSAI untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara struktur regional dan global. Dalam forum ini BPK sebagai Sekretariat ASEANSAI (ASEAN Supreme Audit Institutions) mempresentasikan pengalaman ASEANSAI dalam meningkatkan quality management SAI di kawasan ASEAN.

Sementara itu, MOSAIC Forum 2026 dan IDC Meeting merupakan forum untuk memperkuat jejaring, pertukaran pengetahuan, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan internasional dalam mendukung akuntabilitas dan penguatan kelembagaan lembaga pemeriksa.