Sementara itu, program Dai Sejuta Mimbar memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan nilai-nilai keislaman melalui konten digital yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
βKonten dakwah tidak hanya perlu kreatif dan menarik, tetapi juga harus memiliki substansi yang kuat, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,β kata Harry.
Melalui kedua program tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami pentingnya mempersiapkan perjalanan ibadah menuju Baitullah, tetapi juga berperan aktif menyebarkan pengetahuan dan pesan kebaikan melalui karya digital.
Harry mengatakan persiapan ibadah haji perlu dimulai sejak usia muda melalui penguatan kesiapan spiritual, pemahaman tentang penyelenggaraan ibadah haji, dan perencanaan finansial yang matang.
Masa tunggu keberangkatan haji yang panjang menjadikan edukasi sejak dini penting agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan ibadah secara lebih terarah.