βKarena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi spiritual maupun finansial, sesuai dengan kemampuan masing-masing,β ujar Harry.
Sementara itu Kepala BRIN Arif Satria menekankan perkembangan teknologi digital membuka peluang lebih luas bagi dakwah untuk menjangkau masyarakat.
Media sosial, video pendek, siniar (podcast), dan berbagai platform digital dapat menjadi sarana penyampaian pesan keislaman melalui pendekatan yang lebih kreatif dan sesuai dengan karakteristik generasi muda. Namun, perluasan jangkauan tersebut harus diiringi dengan kualitas substansi dan kredibilitas informasi.
βMelalui Program Dai Sejuta Mimbar, kita ingin mendorong generasi muda memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan pesan kebaikan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat. Keberhasilan dakwah digital perlu dilihat dari manfaat dan dampak nyata yang dihasilkan,β ujar Arif.