Pelestarian kedua bangunan tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pengetahuan tradisional, keterampilan menenun dan identitas budaya masyarakat Ende.

Arsitek Yori Antar dikenal aktif mendorong pelestarian arsitektur tradisional Nusantara melalui gerakan Rumah Asuh. Gerakan tersebut mengedepankan pelestarian rumah adat melalui pembangunan kembali dan pelibatan masyarakat setempat.

Andhy MT Marpaung mengatakan upaya pelestarian rumah adat dan rumah tenun tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjaga nilai-nilai budaya yang melekat pada bangunan tradisional serta memastikan pengetahuan lokal tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.

Andhy mengatakan Camino de Flores memperlihatkan potensi pengembangan pariwisata Flores melalui perpaduan wisata religi, alam, sejarah dan budaya.

Menurut dia, perjalanan yang menghubungkan berbagai wilayah dan komunitas tersebut memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk mengenal kehidupan masyarakat sekaligus memahami warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas Flores.