NADIKABAR.COM — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendorong hilirisasi hasil riset perguruan tinggi dan lembaga penelitian agar bisa menjadi produk bernilai komersial melalui fitur BRIDGE.

Direktur Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM Imelda Ester Riana mengatakan BRIDGE dibuat untuk menjembatani peneliti dengan pelaku usaha dalam mengembangkan hasil penelitian menjadi produk.

"Sayangkan kalau hasil riset kita tidak kita pakai, makanya hasil riset ini sekarang mau kita pakai," ujar dia dalam sosialisasi di Universitas Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis.

Imelda menjelaskan, hilirisasi riset selama ini menghadapi sejumlah kendala, salah satunya belum adanya hubungan yang kuat antara peneliti dan industri. Padahal, industri membutuhkan inovasi, sementara perguruan tinggi memiliki banyak hasil penelitian yang berpotensi dikembangkan.