NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 290 kabupaten/kota mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) hingga minggu pertama Oktober 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan IPH terjadi di sejumlah wilayah dengan komoditas cabai merah dan cabai rawit menjadi salah satu penyumbang utama.

"Ada 290 kabupaten kota yang mengalami IPH, kenaikan IPH sampai dengan kondisi di minggu pertama Oktober 2026," kata Ateng dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah dipantau secara daring di Jakarta, Senin.

Ateng menyebut terdapat sejumlah provinsi yang mencatat kenaikan IPH di atas 2 persen. Wilayah tersebut antara lain Kalimantan Utara, Papua, Sumatera Barat, dan Sulawesi Barat.

Menurutnya, kenaikan IPH di sejumlah provinsi tersebut banyak dipengaruhi oleh pergerakan harga cabai rawit dan cabai merah.