"Salah satu Batalyon terdiri dari 837personel. Kalau keseluruhan personel di Batalyon sebanyak 3.639," jelas dia.
Dia menjelaskan para personel Korps Marinir itu telah melalui ragam pelatihan tempur sehingga dipastikan mampu menjalankan misi pertahanan dan pengamanan wilayah ibu kota.
Pasukannya, tambah dia, juga turut berkolaborasi antar matra dalam memperkuat pengamanan wilayah, terutama kawasan udara ibu kota.
"Seperti contoh di daerah Tanjung Burung itu bukan hanya Marinirsaja yang bertugas tapi nanti ada Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) dari Angkatan Darat serta Korpasgat (TNI AU)," terang dia.
Walau hingga saat ini proses pemenuhan personel dan fasilitas masih berlangsung, Erenst yakin jajarannya dapat menjalankan tugas pengamanan ibu kota dengan maksimal.