NADIKABAR.COM — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka pendaftaran program riset bidang sosial humaniora (soshum) dengan alokasi pendanaan mencapai Rp250 juta bagi tiap tim peneliti yang terpilih.

Program bertajuk "Ruang Uji Pemikiran Alternatif (RUPA) Future Society 2026" tersebut merupakan bagian dari Program Riset dan Inovasi Strategis (PRIS) yang diampu oleh Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial Humaniora (OR IPSH) BRIN melalui Pusat Riset Kependudukan.

"Kajian ini sebetulnya ingin melihat bagaimana perubahan masyarakat Indonesia menuju 2045 melalui ilmu humaniora, kemudian ilmu sosial, big data, citizen social science, dan strategic foresight," kata Koordinator Tim RUPA Future Society sekaligus Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN Ali Yansyah Abdurrahim dalam sosialisasi program yang digelar secara daring di Jakarta, Jumat.

Ali memaparkan besaran dukungan anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan program riset dan inovasi strategis tersebut, pihak manajemen menetapkan batas maksimal alokasi untuk periode kerja delapan bulan pada tahun pertama.