"Setiap tim terpilih dapat didanai sampai dengan Rp250 juta untuk delapan bulan pelaksanaan," ungkapnya.

Pendaftaran program ini terbuka bagi tim kolaborasi yang beranggotakan tiga hingga delapan orang, dengan ketentuan wajib melibatkan minimal satu periset yang berafiliasi dengan OR IPSH BRIN.

Guna meningkatkan nilai tambah proposal, susunan keanggotaan tim juga didorong untuk melibatkan akademisi perguruan tinggi, pemerintah daerah, hingga organisasi masyarakat sipil di wilayah kajian.

Pendanaan riset soshum ini nantinya dialokasikan untuk sepuluh tim terpilih yang akan melakukan kajian di sepuluh provinsi lokus guna memetakan trajektori perubahan masyarakat Indonesia.