Pada periode 2026, RIIM Invitasi Strategis menyelenggarakan riset dalam empat tema utama yaitu geosains kelautan, biodiversitas termasuk perikanan, oseanografi, dan hidrografi. Lingkup penelitian termasuk eksplorasi keanekaragaman hayati dari tingkat ekosistem sampai molekuler, kajian stok ikan, pemetaan laut, proses fisik dan kimia perairan, juga penelitian struktur geologi bawah laut.
Menurut Adi, data yang didapat dari setiap pelayaran diharapkan bisa menjadi dasar untuk riset lanjutan dan digunakan oleh kementerian/lembaga dalam perumusan kebijakan. Misalnya data stok ikan bisa digunakan untuk memperkuat kajian fish stock assessment di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI).
"Yang kita harapkan bukan hanya ekspedisinya, tetapi bagaimana data yang diperoleh bisa menjadi basis untuk penelitian berikutnya dan memberikan kontribusi bagi kebutuhan nasional," ungkap Adi.
Periode call for Proposal RIIM Invitasi Strategis 2026 dibuka 20 Agustus-6 September 2026. Seleksi dilaksanakan pada 7-21 September dan diumumkan 25 September 2026. Selanjutnya pelaksanaan hari layar dijadwalkan mulai 5 November 2026.