"Memang ada sepatu yang kita siapkan untuk siswa yang tidak mampu. Sepatu yang murah, awet, kemudian mudah dirawat, dan juga nyaman," jelas Arif.
Ia menyampaikan pengembangan sepatu tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar riset dan inovasi memiliki keberpihakan terhadap persoalan masyarakat, termasuk kelompok kurang mampu.
Selain Kepala BRIN, ratas hari ini juga turut mengundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi Brian Yuliarto, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, dan COO Danantara Indonesia Dony Oskaria.