NADIKABAR.COM — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan kajian dan riset mendalam untuk penentuan lokasi serta teknologi yang tepat dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kalimantan Timur terus berjalan secara intensif.
Kepala BRIN Prof. Arif Satria di Balikpapan, Kaltim, Sabtu, mengatakan kehadiran PLTN di masa depan sudah menjadi sebuah keniscayaan seiring pesatnya kebutuhan energi industri dan transisi hijau.
"PLTN itu sudah menjadi keniscayaan. BRIN terus melakukan riset untuk jenis tenaga yang tepat, kemudian wilayah mana yang paling tepat untuk dikembangkan PLTN," ujar Arif.
Menurut dia, percepatan riset energi tersebut berjalan beriringan dengan penyiapan ekosistem digital dan penguasaan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di perguruan tinggi daerah.